Kelapa sebagai faktor penyakit jantung mitos atau fakta

Penyebab penyakit jantung adalah dikarenakan lemak yang berlebih merupakan sautu kebenaran yang sudah terbukti. Informasi seperti sudah banyak kita dapatkan semenjak kita duduk di bangku sekolah ketika kita mempelajari pelajaran biologi atau juga kimia. Lemak menjadi suatu penyebab utama seseorang mengalami sakit jantung. Namun untuk argumen yang mengatakan bahwa buah kelapa berpengaruh besar juga terhadap  penyakit jantung itu yang perlu diselidiki lagi kebenarannya. Pendapat yang menyatakan olahan makanan yang banyak menggunakan kelapa dalam bentuk santan dan minyak dikatakan merupakan sumber penyakit terutama jantung.

Sebelum berlanjut pada benar tidaknya kelapa sebagai faktor penyakit jantung ada baiknya kita pelajari dulu mengenai kelapa itu sendiri. Kelapa seperti yang kita ketahui dagingnya yang segar mengandung 33 % minyak. Ternyata dengan menambahkan kelapa terhadap makanan yang kita masak bisa memberikan pengaruh terhadap panjangnya umur kita.  Kelapa memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Kandungan serat yang dimiliki oleh kelapa 3-4 kali lipat serat yang dimiliki oleh buah dan sayuran. Selain kaya akan kandungan serat, kelapa juga memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi. Kandungan protein kelapa sama banyaknya dengan kandungan protein dalam kacang hijau dan wortel serta sayur-sayuran lainnya. Mineral-mineral lain yang penting juga banyak dimiliki oleh kelapa seperti besi, fosfor,megnesium dan lainnya. Berkaitan dengan kesehatan jantung yang banyak orang berpendapat bahwa penyakit jantung banyak disebabkan karena konsumsi olahan kelapa ternyata salah. Justru sebaliknya, resiko penyakit jantung bisa diminimalisir dengan kita menggunakan minyak kelapa sehari-hari ketimbang dengan menggunakan minyak sayur. Yang menjadi catatan minyak kelapa ini murni pengolahannya. Dari hasil penelitian terhadap suatu masyarakat di suatu pulau. Masyarakat kepulauan selalu menggunakan olahan makanan dengan menggunakan minyak kelapa murni kondisi kesehatannya justru  lebih baik daripada kebanyakan masyarakat yang menggunakan minyak goreng umumnya. Beda ketika kita selalu menggunakan minyak goreng secara berulang-ulang akan sangat berbahaya karena asam lemak tak jenuh dan radikal bebas yang ditimbulkannya. Jadi anggapan kelapa sebagai faktor penyakit jantung masih bisa terbantahkan.

Butuh bantuan! Klik disini

Kami siap membantu anda sekarang! Tim Specialist kami siap berdiskusi via Chat WA apabila sedang online, jika jaringan sedang sibuk segera kirim email ke: [email protected] untuk mendapatkan respon cepat via help desk..

Account Executive

Mei Dwi - Head Office

Online

Account Executive

Umu Hanifatul - Head Office

Online

Account Executive

Eva Arlinda - Head Office

Online

Account Executive

Andini Eryani - Head Office

Online

Mei Dwi - Head OfficeAccount Executive

Apa kabar bp/ibu, ada yg bisa saya bantu? 00.00

Umu Hanifatul - Head OfficeAccount Executive

Apa kabar bp/ibu, ada yg bisa saya bantu? 00.00

Eva Arlinda - Head OfficeAccount Executive

Apa kabar bp/ibu, ada yg bisa saya bantu? 00.00

Andini Eryani - Head OfficeAccount Executive

Apakah ada yang saya bisa bantu bapak/ibu? 00.00